chichi's Weblog

blog yang harusnya di post tgl 3 okt

November 14, 2009 · Leave a Comment

here i am. on my 30th birthday. never ever thought before that i still alone in this amount of ages. but wise people say that, at least you past the cruel of 20’s. i don’t know what that supossed to mean, but it does help a little.

fiuhhh.. i not really like this 3th oktober. not like 10 years ago. or 5 years ago. i really want that no body aware of it. don’t like even to celebrate it. just want to past it. i hope, no such a surprise party at this ages. i don’t think it necessary.

but turns out, that some of my friends make a surprice party for me. i really don’t realize that. how came? they event don’t know that i want to make some peace moment in this number of ages.

but, thanks aniway. its make me a little relax with what i’ve been trough.
alhamdulillahirabbilalamin, thanks to ALLAH swt, that gives me alot of precious thigs in my life till this ages.

i’m still chichi. i love my life.

→ Leave a CommentCategories: cuma cerita

kena batu nya. aduhhhhh!!!!

November 12, 2009 · Leave a Comment

ini terjadi ama gw. hiks. parah ya gw. selama ini gw merasa ga pernah tuh jatuh cinta ampe segitu nya banget. gw pernah menjalin hubungan dengan seseorang for several times. tp rasanya ga pantas klo di sebut cinta banget. soalnya gw ga pernah enjoy klo pasangan gw nelp gw. apalagi klo ngobrolnya terlalu lama. gw pasti bilang “ga penting!!!!!!!!!!”. bagi gw, logika nya adalah, buat apa sih ngobrol lama2? kayak ga ada hari esok aja. toh yang diomongin jg pasti ga penting2 amat. apalagi kalo bentuk perhatian yang rasanya “ga banget”. misalnya “udah makan belum????” ya ampuuuuuunnn hare gene? udah gede masih di tanya makan? klo laper jg pasti ke warung sendiri. kecuali emang pemalas, ihhhh kebangetan aja.

ntah sejak kapan gw jadi antipati ama hal-hal romantis kayak gt. waktu gw menjalin hubungan ama pasangan gw, gw paling stress klo hape gw udah bunyi. “duh…. telp dari siapa sih? dia ga ya? mau ngomong apa lagi sih? jangan2 mau ngajak makan di luar, duh… males nyaaaaaaa”. seribu pertanyaan muncul dan rasanya ingin sekali ga angkat tuh telp. soalnya pasti akan menjadi garing sekali percakapan nya, karena gw dari awal udah merasa ga enjoy dengan telp itu. kok aneh ya gw???

kadang gw mencoba menganalisa, kenapa orang2 bisa jatuh cinta banget kayak gt. sampe nelp berjam2 ga bosan2. contoh nya sahabat gw. pada saat kami sedang jalan bareng, dia minta gw yang nyetir, sementara dia nelpoooooooooooooon terus ga putus. gw ampe ga konsen denger radio, jadi nya keikut dengerin cerita dia ama cowok nya yang ga penting itu. ah.. aneh banget deh pembahasan nya. dari ngomongin soal kerjaan, trus soal tmn nya di kntr yang ada masalah, trus tiba2 lewat pom bensin jadi ngomongin harga bensin “eh yang, kamu tau ga? katanya bensin mau naik lagi lho harganya?”. oh…oh… oh… helooooooo plis deh. udah kayak omongan di warteg aja deh. ampe ngomongin harga bensin begini, kenapa ga sekalian aja ngomongin siapa kira2 presiden taon 2014. duhhhh bener2 deh. gw cuma geleng2 kepala liat sahabat gw. dia sadar banget klo gw pasang muka aneh. eh.. dia malah bilang “yang.. ada yang sirik liat kita ngobrol”. ihhhhhhhh sori dori mori ya. trus gw bilang ama dia, tanpa suara. hanya gerakan bibir “ga penting banget”. dia ketawa ngakak banget sambil bilang “yang… kata cici omongan kita ga penting banget”. eh… sialan dia orang, dudul jg ya. kek gt aja pake di bilang.

belum lagi sahabat ku yang lain. suatu saat, aku dan dia dalam perjalanan dinas yg sama dan kami menempati kamar yang sama pula. sepanjang malam dia hanya menelpon pacar nya terus. sampe setiap nelpon itu udah nyiapin handsfree. jadi bisa sambil pegang buku, bisa sambil ngerjain yang lain. dan telp itu bisa berjam jam. kadang mereka hanya diam. kadang tertawa dan berbicara lembut sekali. dan sangat mesra. oh god, kok bisa ya? gw ampe heran2. perasaan gw paling ga betah deh klo di telp lama2. apa lagi klo omongan nya mulai ga penting. dan selalu dalam hati gw, kenapa orang bisa seperti itu.

dan akhirnya, pada suatu masa dan suatu saat, gw kena batu nya. i eat my own words hahahahhahahaha. suatu keadaan membawaku ke situasi yang berbeda. bertemu dengan seseorang yang asyik. terjawablah seribu pertanyaan yang selama ini sering gw ucapkan sendiri. kok bisa sih orang nelp lama2????. situasi membawa gw dan “sesorang” ini ke suatu keadaan yang menyenangkan. sudenly dia jadi lumayan intens nelp gw. dan gw selalu eksiting terima telp dari dia. tanpa gw sadari, percakapan yang muncul kadang ga penting, tp kok begitu nyaman ya? bahkan ketika akan diakhiri aku malah bilang “lho?? kok mau udahan sih? dah bosan ya?” huahahhahahahaha kena deh gw. skr gw yang malah pengen supaya telp nya ga diakhiri. kena batu nya deh. ternyata begitu toh rasanya klo nelp ama orang yang kita harapkan. jadiii… selama ini gw ga pernah eksiting terima telp adalah karena gw ga pernah mengharapkan orang tersebut. i get that now. dan ketika orang yang kita harapkan bilang “udah makan belum” even dalam nada yang amat datar dan tidak ada nada romantis sama sekali, akan kedengaran begitu berbeda dan begitu menyenangkan. ohhhh jadi gini ya? hihihihihihi maap deh. baru tau. seru jg ternyata. untung operator telp skr murah2. baru tau gw manfaatnya. (kemana aja neng selama ini? hihihihihi). jadi telp nya?? nyambung teruuuuuuuuuuusssss.

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

the biggest question “?”

November 7, 2009 · Leave a Comment

bingung mau mulai dari mana. bingung juga mau kasi judul apa. yang jelas seminggu ini bener2 complicated. senang, sedih, merasa bersalah, dan merasa bahagia di saat yang sama. mungkin judul nya lebih cocok “cinta 7 hari”. hm…. tp ntah lah, apakah terlalu cepat mendeskripsikan bahwa itu cinta atau hanya sekedar kebersamaan yang indah saja.

beribu kali tanya muncul di kepala. kenapa kami jadi begini? aku pun tak habis pikir. mengapa ada rasa yang begitu indah, tp tak semestinya ada. uhhhh menyebalkan. sebaiknya ini tak ada sejak awal. trus siapa yang salah? aku tak merasa memulai, tapi tetap ada rasa bersalah di hati. entah lah. bener2 complicated. dia pun mengakui hal yang sama. semua nya berawal dari ketidaksengajaan, dia akui itu, dan diapun merasa bersalah.

sebaiknya ini memang tak ada. uhhh… kenapa sih harus begini. rasa bahagia dan rasa bersalah datang pada saat yg sama? coba pikir lagi, mungkin karena sensasi itu, semua terasa indah. atau…. karena semua nya berjalan tanpa beban, sehingga akhirnya semua menjadi indah. ah… ntah lah. klo di runut2 ga akan selesai. yang jelas ada rasa yang berbeda. aku mengakuinya dan dia pun begitu. dan itu salah. titik.

akhirnya kami pun berusaha mengakhirinya. 7 hari kisah yang indah itu. 7 hari kebersamaan yang penuh tawa, penuh cerita, penuh canda, dan penuh kebahagiaan. yahh.. sudah lah. mau gmn lagi. mumpung masih waras, lebih baik sadar diri. yang penting semua sudah sadar. its time to face the truth. ihhhhhhhhhhh sebeeeeeeeeeeeeeeeeel kenapa harus dia sih. kenapa harus kepada orang yang tidak tepat. sebenar nya bukan orang yang salah, tp waktu yang yang salah, makanya semua menjadi tidak tepat.

sialnya gw menemukan chemistry di dirinya. huhuhuhu. tragis banget gw. selama ini gw mencari chemistry, namun setelah chemistry hadir, gw ternyata harus pake logika bahwa gw ga bisa serta merta begitu saja memperoleh chemistry itu. duhhhh nasib.. nasib… kenapa sih?

tapi sukurlah semua telah berlalu dengan kesadaran. dan rasa itu.. ah.. ntah apa itu nama nya, terlalu cepat untuk mengatakan cinta. klo sayang mungkin iya. tp bisa jg karena semua terlalu singkat, sehingga semua terasa terlalu indah. tp, untuk di lanjutkan memang ga mungkin, dan waktu jg ga bisa di putar kembali. di putar kembali ke saat dimana semua belangsung indah tanpa rasa bersalah. uh… sayang sekali waktu memang harus terus bergulir kedpn. dan kita sadari itu. dan berat sebenar nya untuk mengakhiri. tp kita harus. hiks…

ga ada lagi deh seru2an, ga ada lagi deh lucu2an. skr kembali seperti semua. as my best friends. and the story end with a biggest question “WHY?????????”

im gonna miss him

→ Leave a CommentCategories: cerita sedih

i finally lost him

August 5, 2009 · Leave a Comment

teringat akan sebuah film yang aku lupa judul nya. klo ga salah time machine. kisah nya tentang seorang yang terobsesi membuat mesin waktu. sang pembuat mesin mempunyai seorang kekasih yang sangat dia cintai. pada suatu malam, dia ingin melamar sang gadis untuk menjadi istri nya. mereka bertemu disebuah taman kota. sang pria sudah menyiapkan cincin untuk melamar sang gadis. namun, ketika sang pria baru saja menyematkan cincin di jari sang wanita, seorang perampok datang dan ingin merampas cincin tunangan itu. sang wanita memcoba menahan cincin tersebut, dan terlibat semuah perebutan dengan sang pencuri. si pria yang tadinya sempat jatuh karena di pukul oleh pencuri mencoba bangun dan berusaha menahan si pencuri untuk tidak mencuri cincin tersebut. dalam pergulatan tersebut, sang pencuri yang sejak tadi menodongkan pistolnya,tiba2 menembakkan pistol tersebut dan terkena ke tubuh sang gadis. singkat cerita, akhirnya sang gadis tewas oleh sang perampok tersebut.

sang professor pembuat mesin waktu itu kemudian semakin giat menciptakan mesin waktu nya, dan akhirnya dia berhasil menciptakan mesin waktu tersebut. dan dia kembali ke malam dimana dia melamar sang gadis malam itu. dia akhirnya bertemu dengan gadis yang ingin dia lamar. karena takut kejadian yang sama akan membuat sang gadis mati lagi, maka malam itu sang pria memutuskan untuk tidak berada di taman. dia pun memutuskan untuk berada di keramaian. mereka berjalan di trotoar jalan sambil berbincang-bincang. kemudian diseberang jalan ada penjual bunga. dan si pria pun menyebrang jalan tersebut dan ingin membeli bunga untuk sang gadis. namun ketika dia meninggalkan sang gadis di seberang jalan, tanpa dia ketahui ternyata si gadis tertabrak oleh kereta kuda yang kudanya sedang mengamuk. dan dengan kaget nya sang pria melihat bahwa sang gadis tewas.

sang pria kemudian akhirnya sadar, “i could come back a thousand times, see her die a thousand ways” begitu kata sang pria.

takdir memang tak dapat di ubah. jodoh sudah di tuliskan, umur pun sudah di tentukan. tak ada yang dapat merubah hal itu.

minggu ini, seorang pria akan menikah. pria terbaik yang pernah hadir dalam hidupku. pria dengan rasa cinta yang begitu besar terhadapku. tp, aku tak pernah merasakan cinta yang sama terhadapnya. dan mungkin aku telah sangat menyakiti hati nya. aku sadar itu. dan aku sangat ingin meminta maap untuk hal itu. deep in my heart.

1 setengah tahun yang lalu, dia pernah menemui kedua orangtuaku di medan dengan tujuan ingin melamarku. aku menyetujui permintaan nya. tp aku sebenar nya ga pernah tau apa yang aku rasakan dalam hatiku. karena aku tak merasa mencintainya dan ga yakin untuk menjadi istrinya tetapi aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku yang sangat ingin melihatku menikah. namun tetap ku jalani. sampai akhirnya hari2 ku merasa semakin buruk setiap hari. aku merasa semakin terbelunggu oleh perasaan yang tak ku mengerti. aku akan menikah, tetapi aku merasa tersiksa.

sebulan setelah pertemuan nya dengan orangtuaku, aku dengan mantap meminta maap kepada papa untuk membatalkan semua rencana yang pernah hampir di buat. dan setelah mendapat persetujuan yang sangat berat oleh papa, akirnya dengan mantap aku memutuskan hubunganku dengan nya.

aku sadar, aku sangat menyakiti hati nya. tetapi keegoisanku membuat aku harus melakukan itu, dan hal itu membuat ku merasa bebas dari belenggu yang selama ini aku rasakan. aku merasa kembali bahagia. bahkan dengan status jomblo ku. aku tak pernah ingin kembali padanya. dan merasa sangat mantap dengan keputusan ini.

sampai beberapa waktu setelah itu, papa meninggal. dan entah kenapa, mama merasa sangat bersalah pada papa, karena mama merasa tidak mendukung papa yang sangat bersemangat untuk menikahkan ku dengan pria itu. dan setelah papa meninggal, mama merasa sangat ingin aku kembali pada pria itu. dan itu membuatku semakin tersiksa. disatu sisi,aku ingin sekali membahagiakan mama, tetapi disisi lain, aku tak mengerti pada hatiku apakah aku mencintainya?. dan yang paling penting adalah, aku pernah menyakiti nya, dan aku sangat menyadari hal itu dan aku gak yakin apakah dia masih mencintaiku seperti dulu. ntah lah.

namun semua berjalan apa adanya. kami sangat jarang berkomunikasi. aku pernah menelpon nya atas permintaan mama. namun hanya sekedar percakapan biasa, tak lebih. dan terakhir ku dengar, sang pria akan segera menikah minggu ini. ntah apa yang kurasakan. sedih ? sedih karena dia tidak menikah dengan ku? atau sedih karena dia menikah lebih dulu daripada aku? atau sedih karena akhirnya dia menemukan jodohnya sementara aku belum? ntah lah. semua pertanyaan atas keegoisan ku muncul. kadang satu hal yang tak ku mengerti, kenapa aku bersedih atas keputusanku sendiri. ini memang salahku pastinya. namun kenapa harus bersedih?

lalu aku berfikir, jika waktu dapat di putar kembali, apakah aku mau menikah dengan nya? apakah jika aku menikah dengan nya satu setengah tahun yang lalu, aku akan bahagia? kemudian dalam ketengan hati ku aku berfikir. aku memang bukan jodoh nya. dan dia memang bukan jodohku. dia pria yang sangat baik, dan dia pantas mendapatkan wanita yang sangat baik pula dan sangat menghargainya dibanding aku.

sampai akhirnya dia menikah nanti, aku yakin dia bukan jodohku, dan aku bukan jodohnya. seandainya waktu diputar kembali, mungkin aku tetap bukan jodohnya. semua yang kurasakan memang sudah ditakdirkan seperti adanya. apapun alasan atas gagalnya hubungan kami, itu semua kembali ke hakikat dasar bahwa aku bukan jodohnya.

seandainya pun waktu dapat di putar 100 kali, mungkin aku hanya membuatnya sakit hati 100 kali. tapi waktu tak pernah dapat dirubah. itu yang sudah pasti. yang sudah terjadi adalah suatu kenangan masalalu. dan dia tetap pria terbaik yang pernah singgah dalam perjalanan hidupku.

 

dedicated for : pak arham

semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warrahmah.

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

aku bukan gadis lembut

July 31, 2009 · Leave a Comment

seperti biasanya, lira selalu mengajak temen akrabnya untuk makan siang bareng di t4 makan favorit mereka.lira, bams, dan ariel adalah teman satu divisi pekerjaan. bams dan ariel masing2 sudah punya pacar. justru lira yang belum. saat memesan makanan lira memesan dengan menahan selera nya. dia sangat menjaga berat badan nya. karena untuk mendapatkan hasil yang seperti lira saat ini, dia harus berjuang sekuat tenaga menahan godaan makanan yang bergitu berat itu. kini lira masih terlihat sedikit belih berisi dibanding ukuran seharus nya. tp dia sudah cukup lebih baik dari kondisi sebelum nya. hal itu yang menyebabkan lira bener2 menjaga pola makan nya.

B: ra, lu ga perlu takut gemuk. percaya deh ama gw.
L: gw begini aja ga punya pacar, gmn klo gw gendut?
B: ya ampun ra, itu bukan segala nya
L: emang klo gw gendut, lu naksir ama gw? enggak jg kan?
A: klo gw mah enggak
L: hahahahaha sialan
B: eh, tp jgn menilai kayak gt. lu tau ga mas tengku? dia pernah ngomong ama gw gini. “klo lu ntar liat si yuni operator yang baru itu, lu jgn macam2 lho ama dia. dia udah ada yang punya lho. padahal klo blm gw nikahin jg deh tuh si yuni”. gw kaget dong ra, gw blm pernah liat tuh nama nya yuni. gw jadi penasaran dong. setelah gw liat. emang ternyata orang nya bener bikin pria itu suka ama dia. dari cara dia ngomong, ramah nya dia, sopan santu nya, cara dia duduk sampe cara dia megang gelas aja bikin cowok suka. itu yang penting ra. padahal orang nya biasa banget. ga cantik kok. nah.. inti nya, lu tuh ga perlu cakep. yang penting lu tuh ramah, lembut, santun. pasti deh cowok2 suka ama lu.
L: eh.. sini ya gw kasi tau. gw tuh gini2 bukan ga bisa lembut. bisa kok gw. tp apa menurut lu penting?
A: nah tuh kan. galak lu. ngomong nya aja gt kenceng bener. mana lah cowok berani ama lu.
B: iya nih. di kasi tau malah ngeyel. kita nih gini tuh nasehatin lu supaya dapat cowok.
L: begini ya Bams, ril (nada Lira di paksa sok lembut). ini gw dah lembut banget nih. dengerin ya.. ini nada terlembut yang bisa gw ciptakan. sekarang gini deh. lebih penting mana? gw kayak gini, yang tp gw iklas. gw ga bisa lembut, tp apa pun yang gw lakukan gw tuh apa ada nya. gw ga bisa sok lembut tp dalam hati gedumel. gw ga mau terlihat lembut dan kalem, padahal itu semua topeng doang. ga iklas. emang lu suka sama yang begitu? ya udah, cari aja sono. klo gw mah ga penting yang kayak gt. bagi gw hati tuh ga bisa di lihat dari luar. gw emang terlihat kasar. secara penampilan gw mungkin kalah ama yuni. dia bisa dengan mudah memperoleh simpati cowok dan mendapat hati para pria. tp gw lebih suka mendapatkan cowok yang mengenal gw apa adanya. cowok yang tau isi hati gw. walaupun gw ngomel, tp gw perhatian. ga mungkin dong gw ngamuk ama orang yang gw sayangin. gw mengerjakan sesuatu pasti gw tunjukkan jika gw keberatan, dan gw kerjakan dengan sepenuh hati klo gw emang niat. bukan dengan bertampang lembut, semua serba iya, tp ga iklas. bukan dengan senyum trus bikin semua pria suka ama gw. enggak dong.tp ya terserah kalian. bukan urusan gw kok.

bams dan ariel cuma mengangguk2 doang. ntah karena tidak berani membatah perkataan Lira atau mereka memang merasa bahwa lira ada benar nya jg. diam berarti setuju kah? hahahhaha. but the truth, at some point, i guess lira’s right. the point of person are in their heart. but overall, attitude still important. fiva Lira!!!!!!!!!!!!

→ Leave a CommentCategories: cuma cerita

makna sebuah cincin di mata wanita single

May 27, 2009 · Leave a Comment

sekali lagi, dari sekian banyak meeting yang harus gw hadiri, gw adalah satu2 nya wanita di ruangan itu. dan sama seperti sebelum2 nya. gw mulai dengan pengamatan secara investigasi. berbicara dalam hati dan bergumam sendiri sambil menilai pria2 yang ada di hadapan gw ini.

tahap 1, mengamati pria2 di hadapan gw mulai dari menebak umur nya sampai menilai penampilan fisik nya. sperti kemeja nya yang rapi or ga. dan lain sebagainya.

tahap 2, klo ada yang menarik, mulai melihat jari tangan nya. diawali dengan jari tangan kiri. apakah ada cincin melingkar di jari manis nya? klo pun ada, mungkin dia masih tunangan. ini sebenar nya ga akurat sih. tp salah sendiri. siapa suruh pake cincin sebelah kiri klo dah merit. harus nya kan tangan kanan.

Tahap 3, klo jari kiri nya aman dari cincin, lanjutkan ke tahap yang lebih sulit. yaitu jari manis tangan kanan. ini lah bukti otentik yang menunjukkan dia available or not. tetep aja sih, langkah ini ga menjamin apa2. karena bisa aja pria menikah ga mau pake cincin di tangan nya. yahh.. nama nya jg investigasi kasat mata. jadi ya maklum aja. tak jarang, aku bisa nya langsung ke tahap 3 ini klo ketemu pria yang wow banget. hehehehhe. tahap 1 dan tahap 2 langsung di skip.

tahap 4, klo udah liat tangan kanan nya aman dari cincin, selanjutnya adalah liat perut nya. hahahahhaha. pasti ada pria2 yang tersinggung di tahap ini. analogi nya gini, biasa nya dan entah kenapa pria cendrung membuncit setelah menikah. ga tau jg sih kenapa. tp most  of my friends mengalami hal tersebut. hal ini mungkin akan membuat pria2 single dan blm menikah namun berperut buncit akan merasa sangat tersinggung. ya maap. tp tahap ini kadang akurat lho. hehehhehe

tahap selanjut nya biasanya ga ada sih. cukup ampe tahap 4 aja. abis ga diapa2in jg sih. klo no telp pasti gampang banget dapetin nya. nama nya jg meeting, pasti bagi2 dan tukeran kartu nama. yah.. ga sulit lah. tp hm.. buat apa jg. cuma buat senyam senyum aja. kebanyakan dari meeting2ku sih tetep ga menemukan kecengan sejati. ya bisa karena ga ada yang menarik, or kadang ada yang menarik tp ga lolos tahap 3. hehehhhehhe

setiap meeting biasa nya paling sering wondering dalam hati. misalnya liat ada cowok yang udah make cincin di tangan kanan nya. trus mikir dan ngomong dalam hati:

hm… pasti dia orang nya baik dan menarik maka nya dia udah nikah.

hm…. gitu2 dia udah nikah. gw malah blm.

kira2 klo dia blm nikah, dan dia ngelamar gw, kira2 gw mau ga ya ama dia?

kenapa ya dia mau memutuskan untuk menikah?

bla…bla..bla.. dan lain sebagai nya

intinya pengalaman meetingku emang beda2 kadang BT banget, klo meeting ama bapak2 semua. apalagi klo yang udah berpangkat tinggi gt. pasti bakal serius banget dan ngebosanin. tp, klo meeting nya ada yang keren, hm.. pasti seru banget.

trus, klo ada yang kece and ga pake cincin, rasa nya ya ampun………..

i’m flying without wings, when i saw a man without ring.

hehehehhehehe

 

pesan moral yang bisa diambil :

-  buat para pria menikah, pakailah cincin di tangan kanan kalian.

- buat para wanita yang sudah menikah, pakaikan lah cincin di tangan kanan suami kalian

tapi semua nya kembali ke pribadi masing2 kok. tidak perlu memakai cincin untuk mengikat hati pada kesetiaan. lagian, tahap nya kan byk. pake cincin or ga ya ga ngaruh klo ga lewat tahap 1. hahahahahha. piss yo.

cuma blog lucu2an kok. jgn dianggap serius banget.

→ Leave a CommentCategories: cinta2an

just an ordinary day

April 9, 2009 · Leave a Comment

sebenarnya udah lama pengen nulis lagi. ide begitu banyak yang ingin dituangkan. tp ya gt. kadang males banget nulis nya.

okeh, kali ini kita mulai dengan drama2 jepang yang pernah bikin hari2 gw penuh dengan hayalan cinta beberapa waktu yang lalu. yup, just like my previous post. ternyata, setelah dengan penuh kebahagiaan dan hasrat menemukan film yang gw anggap film abadi, film itu kini gw anggap biasa aja dan cendrung byk sekali hal yang gw protes dari film itu. gw sendiri terheran2 kenapa gw sempat menjadikan film itu film kebanggaan gw. ternyata skr keadaan nya ga begitu. film nya biasa banget. hanya soal cinta2 dan kecengengan2 semata. huhhhh  ga asik ah. berarti emang dulu penilaian gw mungkin terlalu besar terhadap film itu. sehingga gw mengaangap nya tersohor banget. hehehehhe

but anywey, tetep aja gw suka ama film jepang. karena kisah2 cinta nya masih tetep lebih murni dari pada film barat. halah. its just in my opinion sih. apalagi setelah menonton salah satu film jadul jepang lain nya yang berjudul “long vacation”. spirit nya bener2 bikin semangat. sampe skr masih terkenang. in my age now, i still feel that movie is so cool.

ntah lah. untuk blog kali ini, mungkin isi nya agak ga penting ya. secara ini gw lakukan secara mendadak di hari pemilu ini, di ruang kantor yang sepi ini, di libur panjang kali ini. but after all, i love all movie that give me spirit of love.

makasih buat yang udah mau luangin waktunya buat baca ini :)

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Ordinary People

January 22, 2009 · 2 Comments

gw kembali demam dengan salah satu drama serial jepang. Ordinary People. kira2 waktu gw SD or SMP dulu. lupa sih tepat nya kapan. dulu di putar di Indosiar sore hari menjelang maghrib. film yang menurut gw paling gw kenang sepanjang hidup gw. ntah kenapa. kayaknya bener2 bikin gw ga bisa tidur setelah film ini berakhir.

ga perlu lah gw kasi resume tentang film ini, silahkan cari resume nya sendiri. tp yang jelas, semua yang tau akan pilm ini (pasti dari generasi yang rata2 sama ama gw) akan mengatakan hal yang sama tentang film ini.

kekuatan cinta nya begitu dalam (bukan bodoh, tolong dibedakan ya…tp itu menurut gw lho). kadang, klo udah nonton film ini lagi, gw jadi percaya akan kekuatan cinta. “i will find the love of my life. and never give up”. sometimes juga, film ini yang memberi gw kekuatan bahwa gw akan menjadi orang yang beruntung tentang cinta kelak (considering my single status).  kadang kesedihanpun tak perlu disesali. semua berjalan sesuai skenario, and at the end, you will found the answers of all the question that makes you wondering before.

cinta.. sekali lagi cinta. skr gw sedang dalam kondisi yang sangat percaya akan cinta. itu lah beda nya cerita drama jepang dan barat. kalo barat, kisah cinta nya sangat dangkal, dan membuat orang2 begitu menggampangkan cinta. that’s why cewek2 sekarang jadi sangat tegar untuk urusan cinta. klo cerita jepang beda lagi. kisah nya begitu dalam, membuat orang2 percaya akan cinta. dan ini juga yang bikin orang tidak menggampangkan cinta.

how i love this movie so much. pokoknya ga ada mati nya deh. apalagi ending nya. so sweet banget.

inti dari semua nya adalah, i will find love and i will happy

→ 2 CommentsCategories: cinta2an

this i promise u (2009)

January 9, 2009 · 1 Comment

udah taon 2009 aja nih. yup, rasa nya cepet banget. blm apa2 1 minggu udah terlewati. waktu rasa nya berjalan cepet banget. ga kerasa (kerasa sih sebenar nya). ya mau gimana lagi. kodrat nya emang waktu berjalan maju. padahal pengen banget tuh taon baru di undur kek barang sebulan dua bulan. soal nya byk yang belum terwujud di 2008. mau bikin resolusi di 2009 aja jadi repot begini. karena yang lama blm terwujud. jadi nya malah byk utang nih. mau ga mau resolusi 2009 adalah meneruskan yang di 2008 yang blm terwujud di tambah resolusi2 pribadi yang membantu dalam memperbaiki diri.

2008 banyak sekali kejadian yang luar biasa. mulai dari batal nya rencana pernikah ku hingga harus kehilangan papa tercinta. tapi semua membuat sejarah sekaligus membuat pelajaran yang baik. konon katanya, hidup ini adalah menciptakan sejarah yang kelak akan membuat kita bangga ketika kita melihat kebelakang. hm… memang benar. ciptakan prestasi2 membanggakan dan hidup yang membahagiakan semua. seperti nya itu yang terbaik.

oh iya, suatu hari aku pernah mendengar ceramah seorang ustad, beliau menanyakan apakah yang paling jauh di dunia ini? semua menjawab berbeda2. padahal jawaban nya adalah masa lalu. karena masa lalu itu ga pernah akan terulang. semakin hari dia semakin jauh dan jauh sekali. sedangkan yang paling dekat dengan kita dan tidak pernah disadari manusia adalah kematian. soal kematian ini tidak perlu aku jabarkan. bahkan “diam” pun mampu menjelaskan nya.

hari ini, jumat ke 2 di 2009. sama seperti taon 2008 kemaren. suasana kantor ini ga banyak yang berubah. semua orang masih seperti biasanya dengan kesibukan masing2. hanya waktu nya yang tiap hari berubah. kadang aku bersyukur dengan berjalan nya waktu. karena aku semakin bisa melewati kesedihan tentang papa. seperti kutipan sebuah lagu “times always kills the pain”. sebenarnya kisah sedih dengan papa bukan suatu “pain” buat ku. namun yang ku ambil adalah bahwa waktu memang obat yang paling ampuh. berjalan mengikuti waktu meninggalkan kesedihan. semakin lama semakin jauh, sehingga kesedihan semakin memudar. di satu sisi, aku ingin waktu berhenti. aku tak ingin terlalu cepat menghadapi waktu yang terus berjalan, namun hanya waktu lah yang mampu mengikis kenangan tentang papa. fiuhhhh what a dilema. i dunno.

entah kenapa, di suatu hari di awal tahun ini (klo ga salah senin or selasa kemaren) aku tiba2 teringat sebuah lagu lama yang masih enak di dengar. dan kata2 nya juga lumayan bagus. dan lagu ini so far menemani hari2 ku di kntr hingga saat ini. this i promise u by n’sync.

→ 1 CommentCategories: cuma cerita

11 November 2008 (part 2)

December 5, 2008 · 1 Comment

ntah apa yang ada dibenak ku saat itu. semua kosong. aku membayangkan wajah papa. betapa banyak yang belum aku lakukan untuk nya. aku berteriak tak jelas pada om ujang “kenapa om ngomong gt?kenapa om?” nada bicara ku berteriak. waktu itu aku sambil turun dari mobil, aku sudah tiba di dpn kost ku. sepanjang menuju kamar, aku berteriak2 kepada om ujang. aku minta padanya untuk tidak mengucapkan hal seperti itu. mungkin semua tetangga saat itu mendengar teriakan ku dengan heran. aku terus berteriak sambil menangis. lalu aku tutup telpon dengan rasa marah ku. aku kecewa sekali rasa nya pada om ujang. aku berharap dia bohong. hari itu, selasa pagi itu rasa nya aku tak ingin ada di hari itu. aku berteriak “ya Allah, tolong tunjukkan pada ku klo ini ga bener ya Allah”. enday yang di utus untuk menemani ku ke airport hanya berjalan di belakang ku sambil mengatakan “sabar ya mbak, tabah mbak”. aku tak menghiraukan nya. aku mengambil tas travelku, mengisi dengan sebuah celana panjang dan beberapa baju. lalu menyempatkan mengambil al-quran yang ada di meja sebelah tempat tidurku dan langsung berjalan lagi ke arah mobil.pak supir yang sejak tadi diam, ikut menghampiriku dan mengambil tas di tangan ku. enday langsung duduk di kursi tengah  bersamaku. aku masih menangis tersedu-sedu. hp ku terus berdering. klo bukan dari saudara2 ku, tak akan aku angkat telp2 itu. langsung aku berikan kepada enday supaya dia saja yang berbicara. aku tak mau di ganggu. aku menangis menghadap ke jendela mobil. mobil bergerak ke arah bandara. pak firza pun menelpon ku. mungkin dia ingin memberi kabar padaku. begitu aku angkap telp itu aku langsung bilang “pak, saya sudah tau” nadaku melemah. aku hanya bisa menangis. pak firza memintaku menyerahkan telpon ku pada enday. lalu mereka berkoordinasi. entah apa itu aku tak perduli. yg ku ingat hanya imam, ferro dan puspa. aku sms mereka. “Doain gw tabah ya. Bokap gw dah ga ada. gw sedih banget. jangan telp gw dl”

enday mengaji disamping ku. aku bersandar di bahu nya sambil tersedu2. bacaan al-quran itu tersendat2 karena banyak sekali telpon yang harus di angkat. dari pak firza, hingga dari managerku. semua ikut sibuk mengurus tiketku. temen2ku pun mulai tau dan mulai mengirim sms belasungkawa nya. tak ada yang ku balas. aku hanya ingin menangis. hanya telp dari lia, anne, dan alfi serta dari saudara2ku yang aku angkat. pandangan ku menerawang, mengingat papa. sejuta pertanyaan dlam benak ku, kenapa papa meninggal hanya karena jatuh? jatuh seperti apa sih sebenar nya? aku benar2 ga habis pikir.

proses mendapatkan tiket pun tak gampang. untung nya sudah di pesan pak firza sebelumnya. untung di dompet ku ada uang dengan jumlah yang sama besarnya dengan harga tiket itu. padahal uang itu tadinya buat bayar hutang. tp alhamdulillah masih terselamatkan berkat uang itu untuk membeli tiket yang medadak ini. aku pun berpamitan dengan enday. aku masuk sendiri ke ruang tunggu. tp masih harus antri di dpn loket pesawat. aku hampir menangis lagi dibuat penjaganya. karena aku merasa di pimpong oleh nya. akhirnya dia mendahului aku karena aku sudah menangis. mungkin mereka mengira aku terlalu cengeng. padahal aku khawatir sekali ketingalan pesawat, karena waktuku hanya tinggal 15 mnt lagi. dan mereka masih memaksaku untu ngantri dengan penumpang yang jurusan nya berbeda dengan ku. tp perjuangan itu terlewatkan. aku tiba di ruang tunggu tanpa sempat duduk, karena sudah harus langsung masuk ke pesawat. aku merasa sedikit lega.

selama dalam pesawat, aku hanya membaca al-quran dan menangis. mataku bengkat tak karuan. tulisan al-quran pun mulai samar2 di mata ku. antara air mata yang selalu membasahi mata dan kelopak mata ku yang membengkak. membuatku berhenti untuk membaca. aku lanjutkan menangis. menangis tanpa suara. aku hanya menatap jendela. mengingat kejadian2 terakhir bersama papa. mengingat janji2ku pada papa yang belum sempat ku penuhi.

aku tiba di medan dengan mata bengkak dan air mata mengering. faisal dan pak firza sudah menunggu tepat di dpn pintu kedatangan. faisal langsung menyambutku dan meraih tasku. dia memegang tanganku begitu juga pak firza. mereka ada di sisi kiri dan kanan ku. mungkin mereka takut aku tiba2 pingsan. dan kamipun bergerak ke rumahku. aku dan pak firza di kursi tengah. faisal dan supir di dpn. dan kemudian jalanan macet. aku rasanya ingin menangis lagi. bahkan aku rasanya tak ingin ada percakapan di mobil saat itu. aku ingin sendiri saja rasanya. mobilpun dengan gesit menembus padat nya mobil saat jam pulang sekolah itu. tak lama, kami harus belok kiri ke rumah ku di jalan alfalah. tepat di belokan itu aku melihat bendera kertas merah. menandakan ada yang sedang dalam keadaan duka. itu bendera untuk papa. aku ingin berteriak lagi dan ingin menangis sekencang2 nya. kenapa ini terjadi padaku ya Allah? aku semakin tak habis pikir.

tiba di depan rumah ku, yang sudah ramai dengan pria2 berpeci. rumah ku ramai? tp kenapa harus dengan cara seperti ini? aku langsung turun tanpa memperdulikan pak firza dan faisal. aku menagis dan memasuki rumah. di dalam rumah sudah tak ada kursi lagi. semua orang duduk di lantai. wanita2 berkerudung dan ramai sekali. hanya ada sebuah tempat tidur, dan papa terbaring di atas nya di tutupi kain selendang putih. Astarfirullahalazim. benarkah pandangan ku? papa yang selama ini selalu segar dan ceria, kini hanya terbujur kaku di ruang tengah. kaku sekali hingga tak menghiraukan kehadiranku. tidak seperti biasanya ketika aku pulang ke medan. dialah orang yang menjemputku dan dialah yang selalu mengajakku bercanda tentang mama. kali ini papa hanya diam. tenggorokanku rasanya kering sekali saat itu. aku berjalan lemas dan menangis. aku mencoba mencari keberadaan mama, karena semua tampak sama saja oleh mataku. lalu ku liat mama dengan baju putih, menangis di sebelah kanan papa. aku langsung memeluknya. mama langsung menjadi2 “chi, papa udah ga ada chi. papa ga pamit sama mama chi. mama sedih chi”. aku hanya mengangguk2 saja. kami berdua menangis dlam pelukan. mama menyuruhku melihat papa. aku tak tau harus berkata apa. sebagian otak ku masih ingin mengatakan bahwa ini ga benar. aku masih berharap ada keajaiban. aku berharap ini bukan nyata. semoga aku terbangun dari mimpi itu. ku angkat selendang putih di wajah papa. aku langsung berkata “pa, cici minta maap ya pa klo selama ini chichi ada salah, cici minta maaf jika blm memenuhi keinginan papa” aku tertunduk dan air mataku mengucur deras. aku tak mau air mata itu tertetes di wajah papa, dengan segera aku tutup kembali dengan selendang. lalu aku berwudhu. aku sholat ashar. aku menangis dalam sholat ku.

hari itu, selasa 11 november 2008 kujalani dengan teramat berat. aku bagaikan orang yang sedang berjalan dengan terpaksa. aku tak siap, tapi harus ku jalani. aku tertatih2. aku melangkah dengan berat. pikiran ku penuh. dan sebutir nasipun tak mampu ku telan. tak ada rasa lapar ku. dan tak ada nafsu makan ku.

hari itu, aku tak tau harus bagaimana. yg terbayang dalam otakku adalah, aku harus menghadapi kenyataan pahit ini. tak bisa ku hindari, tak bisa ku pungkiri. saat terberat dalam hidupku. bacaan al-quran mengalir untuk papa. aku menghabiskan waktu membaca al-quran di samping papa.

walaupun papa tak lagi bisa menyapaku. walaupun papa tak lagi mampu melihatku. walaupun papa tak lagi bernyawa, aku menikmati saat2 terakhirku bersama jasad nya. pada akhirnya aku mencoba untuk tegar disampingnya. tak menangisi nya lagi. aku tak ingin dia bersedih melihatku begini. aku temani papa dengan doa. semoga Allah swt, memudahkan segala urusan nya di alam sana. Amien… ya Rabbal Alamin….

→ 1 CommentCategories: cerita sedih