air mata ini seperti tak ada habis nya ketika mengenang papa. 11 november itu menjadi moment tersedih dalam hidupku. aku sadar, kapan pun ini akan terjadi. tp… 11 november 2008 terasa begitu tiba2 dan mendadak sekali. aku shyokk. aku ga mau denger ini semua. aku pengen mengulang waktu. aku pengen papa tau, bahwa saat dia pergi, aku sangat sayang padanya. aku tak ingin kehilangan dia. aku menangis, bahkan hingga detik ini.
papa…. tak ada celah untukku mengingat keburukkan nya. semua tentang nya begitu indah. tak pernah sia2 air mata ini menangisi nya. walau tak akan mengubah keadaan. aku datang kerumah, melihat papa terbujur kaku di ruang tengah. aku ga siap melihat ini semua walau aku harus. tak ada pertanda, tak ada peringatan sebelumnya. dia pergi dengan tenang tanpa ingin menyusahkan siapapun. dan aku pun pulang ke rumah, melihat seluruh tubuh papa di tutup dengan kain, dan mama menangis di samping nya.
kenangan 11 November, masih segar dalam ingatan ku. masih setia menemani air mata ini. aku masih menangis. aku masih ingin kembali ke masa lalu bersama nya. aku masih ingin bersama nya. mendengar suara nya, canda tawanya, dan kebiasaan lain nya. bahkan mendengar suara HP papa berdering pun membuatku menangis. aku kangen papa. aku sayang papa.
ya Allah.. jika janji papa pada MU memang harus tanggal 11 November, ijinkan aku menikmati begitu banyak waktu bersama nya. aku tak minta mengulang waktu, karena, tak akan membuat nya menghindari takdir MU. papa pasti memenuhi janji nya pada Mu ya ALLAH. aku hanya ingin bisa kembali ke masa ketika aku bersamanya. sekali lagi. masa2 sebelum 11 November. yang kurasa kini saat itu sangat lah singkat. ya Allah, terimalah semua doaku untuk papa. sampaikan pada papa, betapa aku begitu menyayangi papa. ya Allah, berilah ketabahan pada mama. dia lebih merindukan papa, dia lebih rapuh, wanita yang selalu mengisi hari2nya bersama papa selama 38 thn.
ya Allah.. terimakasih atas waktu yang kau ijinkan untukku bersama papa. 29 thn 1 bln 8 hari ku lewati bersama papa. blm cukup waktu ku untuk membahagiakan papa. dia sudah kembali pada Mu ya Allah. sepanjang waktu sebelum kepergian nya, tak ada 1 hal salah pun yg dia lakukan. tak pernah marah, tak pernah sedih, tak pernah mengeluh. semoga aku dapat melakukan seperti yang papa lakukan.
aku masih ingin menangis. hingga saat ini. saat aku dirumah, saat aku berjalan, saat aku tertawa. kadang aku tak ingin sendiri, karena aku akan mengingat papa. tapi aku masih ingin menangis. karena aku sangat sayang pada papa.
pa.. maapkan segala kesalahan cici, cici sayang papa. papa pasti tau itu kan pa.
with tears…
chichi