<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>chichi&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://chimotkece.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://chimotkece.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Dec 2010 03:54:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='chimotkece.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>chichi&#039;s Weblog</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://chimotkece.wordpress.com/osd.xml" title="chichi&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://chimotkece.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>saat ku harus menjawab</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2009/12/19/saat-ku-harus-menjawab/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2009/12/19/saat-ku-harus-menjawab/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 16:13:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/2009/12/19/saat-ku-harus-menjawab/</guid>
		<description><![CDATA[sekian kali nya aku jalan dengan pria ini. pria yang tak pernah ada sedikit pun dalam hati ku. tp kujalani bersamanya sebagai bentuk ikhtiar ku. aku ingin sekali mencobanya. mencoba untuk dpt mencintai nya. tp tak ku temukan. hingga saat &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/12/19/saat-ku-harus-menjawab/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=111&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sekian kali nya aku jalan dengan pria ini. pria yang tak pernah ada sedikit pun dalam hati ku. tp kujalani bersamanya sebagai bentuk ikhtiar ku. aku ingin sekali mencobanya. mencoba untuk dpt mencintai nya. tp tak ku temukan. hingga saat ini. aku masih jg tak mencintai nya.</p>
<p>dia sudah melamar ku beberapa waktu yang lalu. tapi hingga saat ini blm aku jawab, karena aku blm suka dengan nya. kali ini waktu nya sudah terlalu lama. sangat wajar jika dia mengunggu jawabanku. aku hanya diam membisu. ku bawa dalam suasana bercanda, agar dia lupa akan pertanyaan itu. tetapi dia tetap ingat. dan tetap tak ku jawab. emang cuma dia satu2 nya saat ini yang bisa membawa ku ke jenjang pernikahan. moment yang paling di tunggu oleh ibuku. dan setiap hari ibuku berharap agar aku segera menjawab lamaran nya.</p>
<p>malam ini, dalam mobil nya aku masih terdiam. padanganku lurus ke depan. hingga dia tau bahwa aku melamun. aku berkelit dan mengatakan bahwa aku sedang memikirkan jawaban nya. sepanjang jalan setelah pertanyaan itu muncul lagi, kami hanya terdiam. aku menatap ke luar jendela. mencoba mencari bulan di langit. sama seperti yang kulakukan ketika aku menjalani situasi ini dengan pria sebelumnya. aku berdoa dalam hati &#8220;ya ALLAH, tak bisa kah aku menemukan cinta?&#8221; air mataku hampir mengalir. tp tak mungkin kutumpahkan saat itu. bahkan mengusapnya pun aku tak berani, aku takut dia tau. &#8220;ya ALLAH, diakah yang kau berikan untukku? tolong beri aku petunjuk ya ALLAH. beri aku ketetapan hati ya ALLAH&#8221;. aku palingkan wajahku ke kanan. aku coba perhatikan dia. akankah aku bisa mencintai nya? aku kembali menatap ke depan. dada ini rasa nya sesak sekali. aku harus mengatakan sesuatu. tak boleh hanya diam seperti ini.</p>
<p>aku pura2 menunjukkan arah lain menuju rumahku. intinya, agar suasana tidak kaku seperti sekarang ini. aku beri dia petunjuk jalan mana yang harus nya dia hindari. akhirnya suasana kembali normal dan tak hening lagi. walaupun di otakku masih berkutat mengenai jawaban yang ku persiapkan. aku ingin sekali mengulang waktu. ingin sekali punya waktu lebih panjang agar aku bs berkata &#8220;tidak&#8221; dan menunggu jodohku datang di lain waktu. tp aku bukan 25 thn lagi. aku tak bisa seenaknya berkata &#8220;tidak&#8221;. aku harus memikirkan masa depanku, bukan hanya ego ku.</p>
<p>&#8220;ya ALLAH, aku ingin selalu ada canda saat bersama nya, bukan seperti saat ini&#8221; apakah aku terlalu belebihan? tiba2, aku melewati sebuah warung roti bakar disamping gedung bca di jalan fatmawati. warung itu kecil sekali. dan tidak terkenal. tapi aku merasa senang sekali melewatinya. ada keceriaan saat itu. satu setengah bulan yang lalu, aku menikmati keceriaan di warung itu. tepat saat yang sama, pria ini melamarku. dihari itu juga, aku pergi dengan seseorang di masa lalu ku.aku teringat masa laluku. masa lalu yang membuatku berat untuk menjawab &#8220;iya&#8221; pada pria ini. karena aku merasa punya cinta di masa lalu. tp tak ada cinta saat ini, saat bersama nya.</p>
<p>dunia serasa hanya hitam dan putih. dingin sekali suasana malam itu. bukan karena ac di dlam mobil nya, tp karena aku pun blum menemukan jawaban nya. sekali lagi, jalan yang ku lewati menuju tempat tinggalku, penuh dengan kenangan. membuat ku semakin beku untuk bilang iya. &#8220;benarkah dia yang KAU pilih untukku ya ALLAH&#8221; sekali lagi hatiku berucap doa. hingga akhirnya aku tiba di depan rumahku.</p>
<p>&#8220;jadi apa jawabannya?&#8221; kata pria itu</p>
<p>&#8220;oh .. masih nunggu ya? jawbku sambil bercanda.</p>
<p>dia tampak pusing aku buat. sepertinya dia benar2 ingin mendengar jawaban dari ku.</p>
<p>&#8220;besok ya aku jawab. assalamualaikum&#8221; kataku sambil menutup pintu mobil. tak lupa ku ucapkan terimakasih dan hati2 di jalan.</p>
<p>kemudian, aku langsung masuk kedalam kamar ku. membuka jilbabku, meletakkan tasku di kursi, dan langsung membaringkan badanku di tempat tidur. aku ingin melanjutkan air mata yang tak bisa jatuh sejak di mobil. &#8220;ya ALLAH, bantu aku menemukan jawaban ini&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=111&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2009/12/19/saat-ku-harus-menjawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>blog yang harusnya di post tgl 3 okt</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2009/11/14/malam-minggu/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2009/11/14/malam-minggu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 16:05:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuma cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[here i am. on my 30th birthday. never ever thought before that i still alone in this amount of ages. but wise people say that, at least you past the cruel of 20&#8242;s. i don&#8217;t know what that supossed to &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/11/14/malam-minggu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=99&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>here i am. on my 30th birthday. never ever thought before that i still alone in this amount of ages. but wise people say that, at least you past the cruel of 20&#8242;s. i don&#8217;t know what that supossed to mean, but it does help a little.</p>
<p>fiuhhh.. i not really like this 3th oktober. not like 10 years ago. or 5 years ago. i really want that no body aware of it. don&#8217;t like even to celebrate it. just want to past it. i hope, no such a surprise party at this ages. i don&#8217;t think it necessary.</p>
<p>but turns out, that some of my friends make a surprice party for me. i really don&#8217;t realize that. how came? they event don&#8217;t know that i want to make some peace moment in this number of ages.</p>
<p>but, thanks aniway. its make me a little relax with what i&#8217;ve been trough.<br />
alhamdulillahirabbilalamin, thanks to ALLAH swt, that gives me alot of precious thigs in my life till this ages.</p>
<p>i&#8217;m still chichi. i love my life.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=99&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2009/11/14/malam-minggu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>i finally lost him</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2009/08/05/i-finally-lost-him/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2009/08/05/i-finally-lost-him/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 02:27:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[teringat akan sebuah film yang aku lupa judul nya. klo ga salah time machine. kisah nya tentang seorang yang terobsesi membuat mesin waktu. sang pembuat mesin mempunyai seorang kekasih yang sangat dia cintai. pada suatu malam, dia ingin melamar sang &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/08/05/i-finally-lost-him/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=86&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>teringat akan sebuah film yang aku lupa judul nya. klo ga salah time machine. kisah nya tentang seorang yang terobsesi membuat mesin waktu. sang pembuat mesin mempunyai seorang kekasih yang sangat dia cintai. pada suatu malam, dia ingin melamar sang gadis untuk menjadi istri nya. mereka bertemu disebuah taman kota. sang pria sudah menyiapkan cincin untuk melamar sang gadis. namun, ketika sang pria baru saja menyematkan cincin di jari sang wanita, seorang perampok datang dan ingin merampas cincin tunangan itu. sang wanita memcoba menahan cincin tersebut, dan terlibat semuah perebutan dengan sang pencuri. si pria yang tadinya sempat jatuh karena di pukul oleh pencuri mencoba bangun dan berusaha menahan si pencuri untuk tidak mencuri cincin tersebut. dalam pergulatan tersebut, sang pencuri yang sejak tadi menodongkan pistolnya,tiba2 menembakkan pistol tersebut dan terkena ke tubuh sang gadis. singkat cerita, akhirnya sang gadis tewas oleh sang perampok tersebut.</p>
<p>sang professor pembuat mesin waktu itu kemudian semakin giat menciptakan mesin waktu nya, dan akhirnya dia berhasil menciptakan mesin waktu tersebut. dan dia kembali ke malam dimana dia melamar sang gadis malam itu. dia akhirnya bertemu dengan gadis yang ingin dia lamar. karena takut kejadian yang sama akan membuat sang gadis mati lagi, maka malam itu sang pria memutuskan untuk tidak berada di taman. dia pun memutuskan untuk berada di keramaian. mereka berjalan di trotoar jalan sambil berbincang-bincang. kemudian diseberang jalan ada penjual bunga. dan si pria pun menyebrang jalan tersebut dan ingin membeli bunga untuk sang gadis. namun ketika dia meninggalkan sang gadis di seberang jalan, tanpa dia ketahui ternyata si gadis tertabrak oleh kereta kuda yang kudanya sedang mengamuk. dan dengan kaget nya sang pria melihat bahwa sang gadis tewas.</p>
<p>sang pria kemudian akhirnya sadar, &#8220;i could come back a thousand times, see her die a thousand ways&#8221; begitu kata sang pria.</p>
<p>takdir memang tak dapat di ubah. jodoh sudah di tuliskan, umur pun sudah di tentukan. tak ada yang dapat merubah hal itu.</p>
<p>minggu ini, seorang pria akan menikah. pria terbaik yang pernah hadir dalam hidupku. pria dengan rasa cinta yang begitu besar terhadapku. tp, aku tak pernah merasakan cinta yang sama terhadapnya. dan mungkin aku telah sangat menyakiti hati nya. aku sadar itu. dan aku sangat ingin meminta maap untuk hal itu. deep in my heart.</p>
<p>1 setengah tahun yang lalu, dia pernah menemui kedua orangtuaku di medan dengan tujuan ingin melamarku. aku menyetujui permintaan nya. tp aku sebenar nya ga pernah tau apa yang aku rasakan dalam hatiku. karena aku tak merasa mencintainya dan ga yakin untuk menjadi istrinya tetapi aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku yang sangat ingin melihatku menikah. namun tetap ku jalani. sampai akhirnya hari2 ku merasa semakin buruk setiap hari. aku merasa semakin terbelunggu oleh perasaan yang tak ku mengerti. aku akan menikah, tetapi aku merasa tersiksa.</p>
<p>sebulan setelah pertemuan nya dengan orangtuaku, aku dengan mantap meminta maap kepada papa untuk membatalkan semua rencana yang pernah hampir di buat. dan setelah mendapat persetujuan yang sangat berat oleh papa, akirnya dengan mantap aku memutuskan hubunganku dengan nya.</p>
<p>aku sadar, aku sangat menyakiti hati nya. tetapi keegoisanku membuat aku harus melakukan itu, dan hal itu membuat ku merasa bebas dari belenggu yang selama ini aku rasakan. aku merasa kembali bahagia. bahkan dengan status jomblo ku. aku tak pernah ingin kembali padanya. dan merasa sangat mantap dengan keputusan ini.</p>
<p>sampai beberapa waktu setelah itu, papa meninggal. dan entah kenapa, mama merasa sangat bersalah pada papa, karena mama merasa tidak mendukung papa yang sangat bersemangat untuk menikahkan ku dengan pria itu. dan setelah papa meninggal, mama merasa sangat ingin aku kembali pada pria itu. dan itu membuatku semakin tersiksa. disatu sisi,aku ingin sekali membahagiakan mama, tetapi disisi lain, aku tak mengerti pada hatiku apakah aku mencintainya?. dan yang paling penting adalah, aku pernah menyakiti nya, dan aku sangat menyadari hal itu dan aku gak yakin apakah dia masih mencintaiku seperti dulu. ntah lah.</p>
<p>namun semua berjalan apa adanya. kami sangat jarang berkomunikasi. aku pernah menelpon nya atas permintaan mama. namun hanya sekedar percakapan biasa, tak lebih. dan terakhir ku dengar, sang pria akan segera menikah minggu ini. ntah apa yang kurasakan. sedih ? sedih karena dia tidak menikah dengan ku? atau sedih karena dia menikah lebih dulu daripada aku? atau sedih karena akhirnya dia menemukan jodohnya sementara aku belum? ntah lah. semua pertanyaan atas keegoisan ku muncul. kadang satu hal yang tak ku mengerti, kenapa aku bersedih atas keputusanku sendiri. ini memang salahku pastinya. namun kenapa harus bersedih?</p>
<p>lalu aku berfikir, jika waktu dapat di putar kembali, apakah aku mau menikah dengan nya? apakah jika aku menikah dengan nya satu setengah tahun yang lalu, aku akan bahagia? kemudian dalam ketengan hati ku aku berfikir. aku memang bukan jodoh nya. dan dia memang bukan jodohku. dia pria yang sangat baik, dan dia pantas mendapatkan wanita yang sangat baik pula dan sangat menghargainya dibanding aku.</p>
<p>sampai akhirnya dia menikah nanti, aku yakin dia bukan jodohku, dan aku bukan jodohnya. seandainya waktu diputar kembali, mungkin aku tetap bukan jodohnya. semua yang kurasakan memang sudah ditakdirkan seperti adanya. apapun alasan atas gagalnya hubungan kami, itu semua kembali ke hakikat dasar bahwa aku bukan jodohnya.</p>
<p>seandainya pun waktu dapat di putar 100 kali, mungkin aku hanya membuatnya sakit hati 100 kali. tapi waktu tak pernah dapat dirubah. itu yang sudah pasti. yang sudah terjadi adalah suatu kenangan masalalu. dan dia tetap pria terbaik yang pernah singgah dalam perjalanan hidupku.</p>
<p> </p>
<p>dedicated for : pak arham</p>
<p>semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warrahmah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=86&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2009/08/05/i-finally-lost-him/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku bukan gadis lembut</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2009/07/31/aku-bukan-gadis-lembut/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2009/07/31/aku-bukan-gadis-lembut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 03:32:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuma cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[seperti biasanya, lira selalu mengajak temen akrabnya untuk makan siang bareng di t4 makan favorit mereka.lira, bams, dan ariel adalah teman satu divisi pekerjaan. bams dan ariel masing2 sudah punya pacar. justru lira yang belum. saat memesan makanan lira memesan &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/07/31/aku-bukan-gadis-lembut/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=84&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>seperti biasanya, lira selalu mengajak temen akrabnya untuk makan siang bareng di t4 makan favorit mereka.lira, bams, dan ariel adalah teman satu divisi pekerjaan. bams dan ariel masing2 sudah punya pacar. justru lira yang belum. saat memesan makanan lira memesan dengan menahan selera nya. dia sangat menjaga berat badan nya. karena untuk mendapatkan hasil yang seperti lira saat ini, dia harus berjuang sekuat tenaga menahan godaan makanan yang bergitu berat itu. kini lira masih terlihat sedikit belih berisi dibanding ukuran seharus nya. tp dia sudah cukup lebih baik dari kondisi sebelum nya. hal itu yang menyebabkan lira bener2 menjaga pola makan nya.</p>
<p>B: ra, lu ga perlu takut gemuk. percaya deh ama gw.<br />
L: gw begini aja ga punya pacar, gmn klo gw gendut?<br />
B: ya ampun ra, itu bukan segala nya<br />
L: emang klo gw gendut, lu naksir ama gw? enggak jg kan?<br />
A: klo gw mah enggak<br />
L: hahahahaha sialan<br />
B: eh, tp jgn menilai kayak gt. lu tau ga mas tengku? dia pernah ngomong ama gw gini. &#8220;klo lu ntar liat si yuni operator yang baru itu, lu jgn macam2 lho ama dia. dia udah ada yang punya lho. padahal klo blm gw nikahin jg deh tuh si yuni&#8221;. gw kaget dong ra, gw blm pernah liat tuh nama nya yuni. gw jadi penasaran dong. setelah gw liat. emang ternyata orang nya bener bikin pria itu suka ama dia. dari cara dia ngomong, ramah nya dia, sopan santu nya, cara dia duduk sampe cara dia megang gelas aja bikin cowok suka. itu yang penting ra. padahal orang nya biasa banget. ga cantik kok. nah.. inti nya, lu tuh ga perlu cakep. yang penting lu tuh ramah, lembut, santun. pasti deh cowok2 suka ama lu.<br />
L: eh.. sini ya gw kasi tau. gw tuh gini2 bukan ga bisa lembut. bisa kok gw. tp apa menurut lu penting?<br />
A: nah tuh kan. galak lu. ngomong nya aja gt kenceng bener. mana lah cowok berani ama lu.<br />
B: iya nih. di kasi tau malah ngeyel. kita nih gini tuh nasehatin lu supaya dapat cowok.<br />
L: begini ya Bams, ril (nada Lira di paksa sok lembut). ini gw dah lembut banget nih. dengerin ya.. ini nada terlembut yang bisa gw ciptakan. sekarang gini deh. lebih penting mana? gw kayak gini, yang tp gw iklas. gw ga bisa lembut, tp apa pun yang gw lakukan gw tuh apa ada nya. gw ga bisa sok lembut tp dalam hati gedumel. gw ga mau terlihat lembut dan kalem, padahal itu semua topeng doang. ga iklas. emang lu suka sama yang begitu? ya udah, cari aja sono. klo gw mah ga penting yang kayak gt. bagi gw hati tuh ga bisa di lihat dari luar. gw emang terlihat kasar. secara penampilan gw mungkin kalah ama yuni. dia bisa dengan mudah memperoleh simpati cowok dan mendapat hati para pria. tp gw lebih suka mendapatkan cowok yang mengenal gw apa adanya. cowok yang tau isi hati gw. walaupun gw ngomel, tp gw perhatian. ga mungkin dong gw ngamuk ama orang yang gw sayangin. gw mengerjakan sesuatu pasti gw tunjukkan jika gw keberatan, dan gw kerjakan dengan sepenuh hati klo gw emang niat. bukan dengan bertampang lembut, semua serba iya, tp ga iklas. bukan dengan senyum trus bikin semua pria suka ama gw. enggak dong.tp ya terserah kalian. bukan urusan gw kok.</p>
<p>bams dan ariel cuma mengangguk2 doang. ntah karena tidak berani membatah perkataan Lira atau mereka memang merasa bahwa lira ada benar nya jg. diam berarti setuju kah? hahahhaha. but the truth, at some point, i guess lira&#8217;s right. the point of person are in their heart. but overall, attitude still important. fiva Lira!!!!!!!!!!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=84&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2009/07/31/aku-bukan-gadis-lembut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>makna sebuah cincin di mata wanita single</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2009/05/27/80/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2009/05/27/80/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 05:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta2an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[sekali lagi, dari sekian banyak meeting yang harus gw hadiri, gw adalah satu2 nya wanita di ruangan itu. dan sama seperti sebelum2 nya. gw mulai dengan pengamatan secara investigasi. berbicara dalam hati dan bergumam sendiri sambil menilai pria2 yang ada &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/05/27/80/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=80&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sekali lagi, dari sekian banyak meeting yang harus gw hadiri, gw adalah satu2 nya wanita di ruangan itu. dan sama seperti sebelum2 nya. gw mulai dengan pengamatan secara investigasi. berbicara dalam hati dan bergumam sendiri sambil menilai pria2 yang ada di hadapan gw ini.</p>
<p>tahap 1, mengamati pria2 di hadapan gw mulai dari menebak umur nya sampai menilai penampilan fisik nya. sperti kemeja nya yang rapi or ga. dan lain sebagainya.</p>
<p>tahap 2, klo ada yang menarik, mulai melihat jari tangan nya. diawali dengan jari tangan kiri. apakah ada cincin melingkar di jari manis nya? klo pun ada, mungkin dia masih tunangan. ini sebenar nya ga akurat sih. tp salah sendiri. siapa suruh pake cincin sebelah kiri klo dah merit. harus nya kan tangan kanan.</p>
<p>Tahap 3, klo jari kiri nya aman dari cincin, lanjutkan ke tahap yang lebih sulit. yaitu jari manis tangan kanan. ini lah bukti otentik yang menunjukkan dia available or not. tetep aja sih, langkah ini ga menjamin apa2. karena bisa aja pria menikah ga mau pake cincin di tangan nya. yahh.. nama nya jg investigasi kasat mata. jadi ya maklum aja. tak jarang, aku bisa nya langsung ke tahap 3 ini klo ketemu pria yang wow banget. hehehehhe. tahap 1 dan tahap 2 langsung di skip.</p>
<p>tahap 4, klo udah liat tangan kanan nya aman dari cincin, selanjutnya adalah liat perut nya. hahahahhaha. pasti ada pria2 yang tersinggung di tahap ini. analogi nya gini, biasa nya dan entah kenapa pria cendrung membuncit setelah menikah. ga tau jg sih kenapa. tp most  of my friends mengalami hal tersebut. hal ini mungkin akan membuat pria2 single dan blm menikah namun berperut buncit akan merasa sangat tersinggung. ya maap. tp tahap ini kadang akurat lho. hehehhehe</p>
<p>tahap selanjut nya biasanya ga ada sih. cukup ampe tahap 4 aja. abis ga diapa2in jg sih. klo no telp pasti gampang banget dapetin nya. nama nya jg meeting, pasti bagi2 dan tukeran kartu nama. yah.. ga sulit lah. tp hm.. buat apa jg. cuma buat senyam senyum aja. kebanyakan dari meeting2ku sih tetep ga menemukan kecengan sejati. ya bisa karena ga ada yang menarik, or kadang ada yang menarik tp ga lolos tahap 3. hehehhhehhe</p>
<p>setiap meeting biasa nya paling sering wondering dalam hati. misalnya liat ada cowok yang udah make cincin di tangan kanan nya. trus mikir dan ngomong dalam hati:</p>
<p>hm&#8230; pasti dia orang nya baik dan menarik maka nya dia udah nikah.</p>
<p>hm&#8230;. gitu2 dia udah nikah. gw malah blm.</p>
<p>kira2 klo dia blm nikah, dan dia ngelamar gw, kira2 gw mau ga ya ama dia?</p>
<p>kenapa ya dia mau memutuskan untuk menikah?</p>
<p>bla&#8230;bla..bla.. dan lain sebagai nya</p>
<p>intinya pengalaman meetingku emang beda2 kadang BT banget, klo meeting ama bapak2 semua. apalagi klo yang udah berpangkat tinggi gt. pasti bakal serius banget dan ngebosanin. tp, klo meeting nya ada yang keren, hm.. pasti seru banget.</p>
<p>trus, klo ada yang kece and ga pake cincin, rasa nya ya ampun&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>i&#8217;m flying without wings, when i saw a man without ring.</p>
<p>hehehehhehehe</p>
<p> </p>
<p>pesan moral yang bisa diambil :</p>
<p>-  buat para pria menikah, pakailah cincin di tangan kanan kalian.</p>
<p>- buat para wanita yang sudah menikah, pakaikan lah cincin di tangan kanan suami kalian</p>
<p>tapi semua nya kembali ke pribadi masing2 kok. tidak perlu memakai cincin untuk mengikat hati pada kesetiaan. lagian, tahap nya kan byk. pake cincin or ga ya ga ngaruh klo ga lewat tahap 1. hahahahahha. piss yo.</p>
<p>cuma blog lucu2an kok. jgn dianggap serius banget.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=80&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2009/05/27/80/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>just an ordinary day</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2009/04/09/just-an-ordinary-day/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2009/04/09/just-an-ordinary-day/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 08:22:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[sebenarnya udah lama pengen nulis lagi. ide begitu banyak yang ingin dituangkan. tp ya gt. kadang males banget nulis nya. okeh, kali ini kita mulai dengan drama2 jepang yang pernah bikin hari2 gw penuh dengan hayalan cinta beberapa waktu yang &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/04/09/just-an-ordinary-day/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=77&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sebenarnya udah lama pengen nulis lagi. ide begitu banyak yang ingin dituangkan. tp ya gt. kadang males banget nulis nya.</p>
<p>okeh, kali ini kita mulai dengan drama2 jepang yang pernah bikin hari2 gw penuh dengan hayalan cinta beberapa waktu yang lalu. yup, just like my previous post. ternyata, setelah dengan penuh kebahagiaan dan hasrat menemukan film yang gw anggap film abadi, film itu kini gw anggap biasa aja dan cendrung byk sekali hal yang gw protes dari film itu. gw sendiri terheran2 kenapa gw sempat menjadikan film itu film kebanggaan gw. ternyata skr keadaan nya ga begitu. film nya biasa banget. hanya soal cinta2 dan kecengengan2 semata. huhhhh  ga asik ah. berarti emang dulu penilaian gw mungkin terlalu besar terhadap film itu. sehingga gw mengaangap nya tersohor banget. hehehehhe</p>
<p>but anywey, tetep aja gw suka ama film jepang. karena kisah2 cinta nya masih tetep lebih murni dari pada film barat. halah. its just in my opinion sih. apalagi setelah menonton salah satu film jadul jepang lain nya yang berjudul &#8220;long vacation&#8221;. spirit nya bener2 bikin semangat. sampe skr masih terkenang. in my age now, i still feel that movie is so cool.</p>
<p>ntah lah. untuk blog kali ini, mungkin isi nya agak ga penting ya. secara ini gw lakukan secara mendadak di hari pemilu ini, di ruang kantor yang sepi ini, di libur panjang kali ini. but after all, i love all movie that give me spirit of love.</p>
<p>makasih buat yang udah mau luangin waktunya buat baca ini <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=77&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2009/04/09/just-an-ordinary-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ordinary People</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/22/ordinary-people/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/22/ordinary-people/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 10:50:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta2an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[gw kembali demam dengan salah satu drama serial jepang. Ordinary People. kira2 waktu gw SD or SMP dulu. lupa sih tepat nya kapan. dulu di putar di Indosiar sore hari menjelang maghrib. film yang menurut gw paling gw kenang sepanjang &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/22/ordinary-people/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=74&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>gw kembali demam dengan salah satu drama serial jepang. Ordinary People. kira2 waktu gw SD or SMP dulu. lupa sih tepat nya kapan. dulu di putar di Indosiar sore hari menjelang maghrib. film yang menurut gw paling gw kenang sepanjang hidup gw. ntah kenapa. kayaknya bener2 bikin gw ga bisa tidur setelah film ini berakhir.</p>
<p>ga perlu lah gw kasi resume tentang film ini, silahkan cari resume nya sendiri. tp yang jelas, semua yang tau akan pilm ini (pasti dari generasi yang rata2 sama ama gw) akan mengatakan hal yang sama tentang film ini.</p>
<p>kekuatan cinta nya begitu dalam (bukan bodoh, tolong dibedakan ya&#8230;tp itu menurut gw lho). kadang, klo udah nonton film ini lagi, gw jadi percaya akan kekuatan cinta. &#8220;i will find the love of my life. and never give up&#8221;. sometimes juga, film ini yang memberi gw kekuatan bahwa gw akan menjadi orang yang beruntung tentang cinta kelak (considering my single status).  kadang kesedihanpun tak perlu disesali. semua berjalan sesuai skenario, and at the end, you will found the answers of all the question that makes you wondering before.</p>
<p>cinta.. sekali lagi cinta. skr gw sedang dalam kondisi yang sangat percaya akan cinta. itu lah beda nya cerita drama jepang dan barat. kalo barat, kisah cinta nya sangat dangkal, dan membuat orang2 begitu menggampangkan cinta. that&#8217;s why cewek2 sekarang jadi sangat tegar untuk urusan cinta. klo cerita jepang beda lagi. kisah nya begitu dalam, membuat orang2 percaya akan cinta. dan ini juga yang bikin orang tidak menggampangkan cinta.</p>
<p>how i love this movie so much. pokoknya ga ada mati nya deh. apalagi ending nya. so sweet banget.</p>
<p>inti dari semua nya adalah, i will find love and i will happy</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/22/ordinary-people/"><img src="http://img.youtube.com/vi/yQ0xVTQPhgI/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=74&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/22/ordinary-people/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>this i promise u (2009)</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/09/this-i-promise-u-2009/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/09/this-i-promise-u-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 03:43:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuma cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[udah taon 2009 aja nih. yup, rasa nya cepet banget. blm apa2 1 minggu udah terlewati. waktu rasa nya berjalan cepet banget. ga kerasa (kerasa sih sebenar nya). ya mau gimana lagi. kodrat nya emang waktu berjalan maju. padahal pengen banget &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/09/this-i-promise-u-2009/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=69&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>udah taon 2009 aja nih. yup, rasa nya cepet banget. blm apa2 1 minggu udah terlewati. waktu rasa nya berjalan cepet banget. ga kerasa (kerasa sih sebenar nya). ya mau gimana lagi. kodrat nya emang waktu berjalan maju. padahal pengen banget tuh taon baru di undur kek barang sebulan dua bulan. soal nya byk yang belum terwujud di 2008. mau bikin resolusi di 2009 aja jadi repot begini. karena yang lama blm terwujud. jadi nya malah byk utang nih. mau ga mau resolusi 2009 adalah meneruskan yang di 2008 yang blm terwujud di tambah resolusi2 pribadi yang membantu dalam memperbaiki diri.</p>
<p>2008 banyak sekali kejadian yang luar biasa. mulai dari batal nya rencana pernikah ku hingga harus kehilangan papa tercinta. tapi semua membuat sejarah sekaligus membuat pelajaran yang baik. konon katanya, hidup ini adalah menciptakan sejarah yang kelak akan membuat kita bangga ketika kita melihat kebelakang. hm&#8230; memang benar. ciptakan prestasi2 membanggakan dan hidup yang membahagiakan semua. seperti nya itu yang terbaik.</p>
<p>oh iya, suatu hari aku pernah mendengar ceramah seorang ustad, beliau menanyakan apakah yang paling jauh di dunia ini? semua menjawab berbeda2. padahal jawaban nya adalah masa lalu. karena masa lalu itu ga pernah akan terulang. semakin hari dia semakin jauh dan jauh sekali. sedangkan yang paling dekat dengan kita dan tidak pernah disadari manusia adalah kematian. soal kematian ini tidak perlu aku jabarkan. bahkan &#8220;diam&#8221; pun mampu menjelaskan nya.</p>
<p>hari ini, jumat ke 2 di 2009. sama seperti taon 2008 kemaren. suasana kantor ini ga banyak yang berubah. semua orang masih seperti biasanya dengan kesibukan masing2. hanya waktu nya yang tiap hari berubah. kadang aku bersyukur dengan berjalan nya waktu. karena aku semakin bisa melewati kesedihan tentang papa. seperti kutipan sebuah lagu &#8220;times always kills the pain&#8221;. sebenarnya kisah sedih dengan papa bukan suatu &#8220;pain&#8221; buat ku. namun yang ku ambil adalah bahwa waktu memang obat yang paling ampuh. berjalan mengikuti waktu meninggalkan kesedihan. semakin lama semakin jauh, sehingga kesedihan semakin memudar. di satu sisi, aku ingin waktu berhenti. aku tak ingin terlalu cepat menghadapi waktu yang terus berjalan, namun hanya waktu lah yang mampu mengikis kenangan tentang papa. fiuhhhh what a dilema. i dunno.</p>
<p>entah kenapa, di suatu hari di awal tahun ini (klo ga salah senin or selasa kemaren) aku tiba2 teringat sebuah lagu lama yang masih enak di dengar. dan kata2 nya juga lumayan bagus. dan lagu ini so far menemani hari2 ku di kntr hingga saat ini. this i promise u by n&#8217;sync.</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/09/this-i-promise-u-2009/"><img src="http://img.youtube.com/vi/r_xjAQnuyf4/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=69&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2009/01/09/this-i-promise-u-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>11 November 2008 (part 2)</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2008/12/05/11-november-2008-part-2/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2008/12/05/11-november-2008-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 11:34:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[ntah apa yang ada dibenak ku saat itu. semua kosong. aku membayangkan wajah papa. betapa banyak yang belum aku lakukan untuk nya. aku berteriak tak jelas pada om ujang &#8220;kenapa om ngomong gt?kenapa om?&#8221; nada bicara ku berteriak. waktu itu &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2008/12/05/11-november-2008-part-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=66&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ntah apa yang ada dibenak ku saat itu. semua kosong. aku membayangkan wajah papa. betapa banyak yang belum aku lakukan untuk nya. aku berteriak tak jelas pada om ujang &#8220;kenapa om ngomong gt?kenapa om?&#8221; nada bicara ku berteriak. waktu itu aku sambil turun dari mobil, aku sudah tiba di dpn kost ku. sepanjang menuju kamar, aku berteriak2 kepada om ujang. aku minta padanya untuk tidak mengucapkan hal seperti itu. mungkin semua tetangga saat itu mendengar teriakan ku dengan heran. aku terus berteriak sambil menangis. lalu aku tutup telpon dengan rasa marah ku. aku kecewa sekali rasa nya pada om ujang. aku berharap dia bohong. hari itu, selasa pagi itu rasa nya aku tak ingin ada di hari itu. aku berteriak &#8220;ya Allah, tolong tunjukkan pada ku klo ini ga bener ya Allah&#8221;. enday yang di utus untuk menemani ku ke airport hanya berjalan di belakang ku sambil mengatakan &#8220;sabar ya mbak, tabah mbak&#8221;. aku tak menghiraukan nya. aku mengambil tas travelku, mengisi dengan sebuah celana panjang dan beberapa baju. lalu menyempatkan mengambil al-quran yang ada di meja sebelah tempat tidurku dan langsung berjalan lagi ke arah mobil.pak supir yang sejak tadi diam, ikut menghampiriku dan mengambil tas di tangan ku. enday langsung duduk di kursi tengah  bersamaku. aku masih menangis tersedu-sedu. hp ku terus berdering. klo bukan dari saudara2 ku, tak akan aku angkat telp2 itu. langsung aku berikan kepada enday supaya dia saja yang berbicara. aku tak mau di ganggu. aku menangis menghadap ke jendela mobil. mobil bergerak ke arah bandara. pak firza pun menelpon ku. mungkin dia ingin memberi kabar padaku. begitu aku angkap telp itu aku langsung bilang &#8220;pak, saya sudah tau&#8221; nadaku melemah. aku hanya bisa menangis. pak firza memintaku menyerahkan telpon ku pada enday. lalu mereka berkoordinasi. entah apa itu aku tak perduli. yg ku ingat hanya imam, ferro dan puspa. aku sms mereka. &#8220;Doain gw tabah ya. Bokap gw dah ga ada. gw sedih banget. jangan telp gw dl&#8221;</p>
<p>enday mengaji disamping ku. aku bersandar di bahu nya sambil tersedu2. bacaan al-quran itu tersendat2 karena banyak sekali telpon yang harus di angkat. dari pak firza, hingga dari managerku. semua ikut sibuk mengurus tiketku. temen2ku pun mulai tau dan mulai mengirim sms belasungkawa nya. tak ada yang ku balas. aku hanya ingin menangis. hanya telp dari lia, anne, dan alfi serta dari saudara2ku yang aku angkat. pandangan ku menerawang, mengingat papa. sejuta pertanyaan dlam benak ku, kenapa papa meninggal hanya karena jatuh? jatuh seperti apa sih sebenar nya? aku benar2 ga habis pikir.</p>
<p>proses mendapatkan tiket pun tak gampang. untung nya sudah di pesan pak firza sebelumnya. untung di dompet ku ada uang dengan jumlah yang sama besarnya dengan harga tiket itu. padahal uang itu tadinya buat bayar hutang. tp alhamdulillah masih terselamatkan berkat uang itu untuk membeli tiket yang medadak ini. aku pun berpamitan dengan enday. aku masuk sendiri ke ruang tunggu. tp masih harus antri di dpn loket pesawat. aku hampir menangis lagi dibuat penjaganya. karena aku merasa di pimpong oleh nya. akhirnya dia mendahului aku karena aku sudah menangis. mungkin mereka mengira aku terlalu cengeng. padahal aku khawatir sekali ketingalan pesawat, karena waktuku hanya tinggal 15 mnt lagi. dan mereka masih memaksaku untu ngantri dengan penumpang yang jurusan nya berbeda dengan ku. tp perjuangan itu terlewatkan. aku tiba di ruang tunggu tanpa sempat duduk, karena sudah harus langsung masuk ke pesawat. aku merasa sedikit lega.</p>
<p>selama dalam pesawat, aku hanya membaca al-quran dan menangis. mataku bengkat tak karuan. tulisan al-quran pun mulai samar2 di mata ku. antara air mata yang selalu membasahi mata dan kelopak mata ku yang membengkak. membuatku berhenti untuk membaca. aku lanjutkan menangis. menangis tanpa suara. aku hanya menatap jendela. mengingat kejadian2 terakhir bersama papa. mengingat janji2ku pada papa yang belum sempat ku penuhi.</p>
<p>aku tiba di medan dengan mata bengkak dan air mata mengering. faisal dan pak firza sudah menunggu tepat di dpn pintu kedatangan. faisal langsung menyambutku dan meraih tasku. dia memegang tanganku begitu juga pak firza. mereka ada di sisi kiri dan kanan ku. mungkin mereka takut aku tiba2 pingsan. dan kamipun bergerak ke rumahku. aku dan pak firza di kursi tengah. faisal dan supir di dpn. dan kemudian jalanan macet. aku rasanya ingin menangis lagi. bahkan aku rasanya tak ingin ada percakapan di mobil saat itu. aku ingin sendiri saja rasanya. mobilpun dengan gesit menembus padat nya mobil saat jam pulang sekolah itu. tak lama, kami harus belok kiri ke rumah ku di jalan alfalah. tepat di belokan itu aku melihat bendera kertas merah. menandakan ada yang sedang dalam keadaan duka. itu bendera untuk papa. aku ingin berteriak lagi dan ingin menangis sekencang2 nya. kenapa ini terjadi padaku ya Allah? aku semakin tak habis pikir.</p>
<p>tiba di depan rumah ku, yang sudah ramai dengan pria2 berpeci. rumah ku ramai? tp kenapa harus dengan cara seperti ini? aku langsung turun tanpa memperdulikan pak firza dan faisal. aku menagis dan memasuki rumah. di dalam rumah sudah tak ada kursi lagi. semua orang duduk di lantai. wanita2 berkerudung dan ramai sekali. hanya ada sebuah tempat tidur, dan papa terbaring di atas nya di tutupi kain selendang putih. Astarfirullahalazim. benarkah pandangan ku? papa yang selama ini selalu segar dan ceria, kini hanya terbujur kaku di ruang tengah. kaku sekali hingga tak menghiraukan kehadiranku. tidak seperti biasanya ketika aku pulang ke medan. dialah orang yang menjemputku dan dialah yang selalu mengajakku bercanda tentang mama. kali ini papa hanya diam. tenggorokanku rasanya kering sekali saat itu. aku berjalan lemas dan menangis. aku mencoba mencari keberadaan mama, karena semua tampak sama saja oleh mataku. lalu ku liat mama dengan baju putih, menangis di sebelah kanan papa. aku langsung memeluknya. mama langsung menjadi2 &#8220;chi, papa udah ga ada chi. papa ga pamit sama mama chi. mama sedih chi&#8221;. aku hanya mengangguk2 saja. kami berdua menangis dlam pelukan. mama menyuruhku melihat papa. aku tak tau harus berkata apa. sebagian otak ku masih ingin mengatakan bahwa ini ga benar. aku masih berharap ada keajaiban. aku berharap ini bukan nyata. semoga aku terbangun dari mimpi itu. ku angkat selendang putih di wajah papa. aku langsung berkata &#8220;pa, cici minta maap ya pa klo selama ini chichi ada salah, cici minta maaf jika blm memenuhi keinginan papa&#8221; aku tertunduk dan air mataku mengucur deras. aku tak mau air mata itu tertetes di wajah papa, dengan segera aku tutup kembali dengan selendang. lalu aku berwudhu. aku sholat ashar. aku menangis dalam sholat ku.</p>
<p>hari itu, selasa 11 november 2008 kujalani dengan teramat berat. aku bagaikan orang yang sedang berjalan dengan terpaksa. aku tak siap, tapi harus ku jalani. aku tertatih2. aku melangkah dengan berat. pikiran ku penuh. dan sebutir nasipun tak mampu ku telan. tak ada rasa lapar ku. dan tak ada nafsu makan ku.</p>
<p>hari itu, aku tak tau harus bagaimana. yg terbayang dalam otakku adalah, aku harus menghadapi kenyataan pahit ini. tak bisa ku hindari, tak bisa ku pungkiri. saat terberat dalam hidupku. bacaan al-quran mengalir untuk papa. aku menghabiskan waktu membaca al-quran di samping papa.</p>
<p>walaupun papa tak lagi bisa menyapaku. walaupun papa tak lagi mampu melihatku. walaupun papa tak lagi bernyawa, aku menikmati saat2 terakhirku bersama jasad nya. pada akhirnya aku mencoba untuk tegar disampingnya. tak menangisi nya lagi. aku tak ingin dia bersedih melihatku begini. aku temani papa dengan doa. semoga Allah swt, memudahkan segala urusan nya di alam sana. Amien&#8230; ya Rabbal Alamin&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=66&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2008/12/05/11-november-2008-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>11 November 2008 (part 1)</title>
		<link>http://chimotkece.wordpress.com/2008/12/04/11-november-2008-part-1/</link>
		<comments>http://chimotkece.wordpress.com/2008/12/04/11-november-2008-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 16:32:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chichi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chimotkece.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[pagi itu, seperti biasa mama dan papa bangun pagi tanpa sesuatu hal yang berbeda. papa menyiapkan sediri peralatan tenis nya. dan mama dengan kesibukan nya sendiri. namun pagi ini, mama tak mengantar papa ke teras seperti biasa nya. memang bukan &#8230; <a href="http://chimotkece.wordpress.com/2008/12/04/11-november-2008-part-1/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=62&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">pagi itu, seperti biasa mama dan papa bangun pagi tanpa sesuatu hal yang berbeda. papa menyiapkan sediri peralatan tenis nya. dan mama dengan kesibukan nya sendiri. namun pagi ini, mama tak mengantar papa ke teras seperti biasa nya. memang bukan suatu hal yg khusus sih, tp biasanya mama berada di teras rumah saat papa pergi meninggalkan rumah dengan mobil panther merah nya. kali ini mama masih di dalam rumah, dan papa sudah pergi ke lapangan tenis.</span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">hari itu permainan tenis pun tak ada beda nya dengan hari2 sebelum nya. perkumpulan para pensiunan yang hobi bermain tenis pun tetap segar bugar seperti biasanya. semua yang menjadi anggota klub tenis yang papa ikuti adalah klub tenis bagi orang2 pensiunan. bermacam pensiunan ada di situ, dari karyawan swasta, pengacara, dokter, sampai dosen semua bergabung di klub itu. dan seperti biasa, permainan mereka tak terlalu serius, pukulan nya pun tak sedahsyat ketika mereka muda dulu. hanya saja, saat mereka tua seperti saat skr ini, tenis sangat membantu mereka mengisi waktu luang dengan sehat.</span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">pagi ini papa &#8220;tanding&#8221; dengan teman2 nya. bukan pertandingan serius pastinya. sama seperti hari lain, mereka menyebut nya &#8220;tanding&#8221; karena permainan ini benar2 dimainkan sesuai peraturan. jadi di hitung dengan benar. tak ada hadiah, hanya rasa puas saja yang dicari. kali ini, papa dan ibu dian jadi partner. sementara di sisi lawan pak sultan dan pak dian (suami bu dian) menjadi lawan tanding nya. </span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">di awal pertandingan, papa dan bu dian sudah mampu mengunggulin pak sultan dan pak dian dengan skor besar 5- 0.  artinya hanya perlu 2 nilai besar lagi untuk dapat menjadi juara. tapi ternyata tak segampang itu. nilai pun mulai disusul oleh pak sultan dan pak dian hingga akhirnya bernilai 5 -5. papa mulai mengatur strategi, papa minta agar bu dian menjaga bagian depan, dan papa di bagian belakang. pertandingan itu di warnai dengan canda tawa. seperti biasa bapak2 dan ibu2 itu saling meledek jika ada yang sudah lelah atau capek. ini sudah biasa diantara mereka karena semua mereka paham kondisi mereka yang sudah tua.</span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">tiba giliran papa untuk serve bola pertama. tp papa terdiam beberapa saat. bu dian memperhatikan papa seperti kelelahan. tp papa tak berkata apa2. teman2 yang lain sudah mulai dengan ledekan nya. &#8220;ayo panggil ambulan, ada yang mulai capek nih&#8221; kira2 begitulah teriakan pak dian. papa membungkukkan badan nya. tangan kanan nya menopang pada raket yang dijadikan nya sebagai tongkat untuk menahan badan nya. tangan kiri nya memegang dada nya. kondisi itu berlangsung lumayan lama. bu dian dan yang lain nya masih menyangka papa bercanda, karena papa orang nya memang suka bercanda. namun, tak lama kemudian, papa tersungkur ke arah depan. dia terbaring di lapangan tenis dengan posisi terlungkup. ini lah yang membuat ada luka lecet di pipi papa. saat itu juga rekan2 nya mulai panik dan berlari ke arah papa. badan papa dibalik ke posisi terlentang, papa tidak sadarkan diri. hanya mengeluarkan suara seperti mengorok yang hanya sekali dan singkat. diperkirakan, itulah saat terakhir papa bernyawa. tp, rekan2 nya segera membawa papa ke rumah sakit malahayati. jarak nya sangat dekat. hanya 10 mnt. tp papa tak bisa diselamatkan. sempat dibantu dengan oksigen dan pompa jantung. tp papa tak terselamatkan juga.</span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">sementara itu di rumah. mama masih asyik ngobrol dengan ibu batubara tetangga sebelah kiri rumah kami. mereka selalu melakukan rutinitas itu sebelum memulai pekerjaan. berdiri di masing2 pagar dan saling bercerita tentang apapun. dari soal politik sampai ke harga bawang. </span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">pagi itu tiba2 teman tenis papa om agus datang menjemput mama. dia hanya mengatakan &#8220;bu bapak jatuh, skr bapak di rumah sakit&#8221;. mama bingung banget. dia berfikir mungkin papa jatuh karena lari dan tersandung. tp mama heran kenapa sepertinya terlalu resah. mama pun mengajak ibu batubara untuk ikut ke rmh sakit. dan ibu batu bara pun ikut.</span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">sepanjang perjalanan, om agus sibuk menerima telepon dari rekan2 nya di rumah sakit. tp dia tidak memberi tahu mama apa isi telp itu. dia mencoba mengalih2kan pembicaraan. mama pun dengan resah langsung menelpon aku yang berada di jakarta. nada suara mama resah bukan kepalang, tp dia tidak menangis. bahkan aku lah yg hampir menangis tp ku tahan, karena aku ga mau mama makin panik. </span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">sesampai di rumah sakit, mama merasa dunia runtuh dikepala nya. dia melihat papa sudah ditutup kain panjang. tanpa mengucap sepatah katapun papa sudah meninggalkan mama 20 menit yang lalu. tak ada pesan dan tak ada peringatan. mama menangis sejadi2nya.</span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">ibu batubara berinisiatif pulang sendiri. dia membawa kunci rumah mama dan pulang naik becak. dia memanggil tetangga dan para anggota stm (serikat tolong menolong) sekitar. dan nama papa pun langsung dikumandangkan di mesjid dpn rumah kami sebagai pengumuman bahwa papa sudah tiada.</span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">sementara aku di jakarta, tengah panik dan menangis dengan hati yang penasaran. telp dari mama hanya mengatakan &#8220;ci, papa jatoh&#8221; tanpa tau papa jatuh kenapa, dan bagaimana kondisinya saat ini. saat masih dikntr, aku menangis di dpn manager ku meminta ijin untuk pulang ke medan. melihat kondisi ku, managerku pun memberikan mobil dinas nya untuk mengantar ku ke airport. sepanjang perjalanan, aku mencoba menghubungi siapapun di medan yang tau kondisi papa. sampai, pak firza, tmn kntrku yang menempati regional medan, aku minta untuk melihat papa di rumah sakit malahayati.</span></p>
<p style="line-height:14.25pt;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">mobil yg mengantarku masih melaju di sekitar pondok labu. hanya 5 mnt sebelum aku tiba di kost untuk mengambil baju, aku melihat telp ku berdering. dari mama. aku senang sekali, aku berharap mama bilang papa cuma sakit biasa atau apalah. yang penting aku dpt kabar tentang papa. ternyata setelah ku angkat telp itu, bukan suara mama yang ku dengar. tp suara om ujang. teman papa dan mama. om ujang hanya menyuruh aku pulang. dan aku bertanya &#8221; om, papa kenapa?&#8221; om ujang hanya menjawab &#8220;udah cici tenang aja, cici pulang ya nak&#8221;. aku masih ga ngerti, kenapa dengan papa. lalu ku tanya lagi &#8221; papa kenapa om?&#8221; lalu om ujang menjawab lagi &#8220;yang tabah ya chi.. tabah ya nak, pulang sekarang ya&#8230;&#8221; aku berharap ada berita selanjut nya. anggaplah dia bilang papa strok, atau papa apalah, aku pengen kalimat itu ada sambungan nya. tp ternyata om ujang hanya mengulang kalimat itu dan itu lagi. dan akhirnya aku mengerti maksud nya. dan aku pun mulai kehilangan akal, dan menjeritttttttttttttttttttt.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chimotkece.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chimotkece.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chimotkece.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chimotkece.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chimotkece.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chimotkece.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chimotkece.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chimotkece.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chimotkece.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chimotkece.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chimotkece.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chimotkece.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chimotkece.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chimotkece.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chimotkece.wordpress.com&amp;blog=4356262&amp;post=62&amp;subd=chimotkece&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chimotkece.wordpress.com/2008/12/04/11-november-2008-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/abad84d9457d12b943092a62b16e98a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chimotkece</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
